Selasa, 23 Oktober 2012

sebatas kenangan...


Kenangan..
Dimana mana ada kenangan, setiap sudut kota aku melihat kenangan…
Hanya teringat dan hanya bisa terdiam, menghibur diri sendiri  kalau ini hanyalah kenangan, tidak lebih..
Hanya sekedar kenangan, hanya perlu di ingat sebagai kenangan..
hanya berharga sebatas kenangan...
tidak perlu dilupakan, cukup untuk dikenang saja…
sekali lagimenghirup nafas dalam-dalam
it’s just memories…

Minggu, 21 Oktober 2012

orang asing itu kamu...


It’s my new note, my new diary and my new life…
Catatan baruku berarti kehidupan baruku, di kehidupan baru ini semuanya telah berbeda..
Orang yang selama ini berstatus “kamu” yang slalu menjadi tokoh utama dalam diary hidupku dulu, sekarang telah lenyap, sudah bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa lagi..
Sudah beberapa hari aku putus hubungan dengan orang itu, orang asing yang baru dalam hidupku..
Tak apa-apa, aku baik-baik saja sekarang, tak merasakan apa-apa, nothing…
Mungkin sebaiknya aku harus berterima kasih kepada orang itu, karena sebelum aku memutuskan untuk berpisah, dia telah membiasakan aku hidup tanpa dirinya, mengajarkan aku untuk bisa melupkannya dan efeknya sangat menyenangkan sekarang…
Aku tak lagi mengalami sindrom galau pasca putus seperti sebelumnya…
Terima kasih orang asing :D

Minggu, 14 Oktober 2012

sinyal tengah malam

date note:
wednesday, 13.10.2012
02.05 pm

kata-katamu sangat WOW sekali...!!!
berulang kali aku membaca pesan singkatmu malam itu..
apa-apaan ini!!!
sakit hati? tentu..
tapi  aku tak peduli lagi, mungkin itu sebuah sinyal untukku..
sinyal untuk terus berjalan menjauhimu...
terima kasih kiriman "puisi" mu malam itu..
puisimu benar-benar membuat rasaku hilang!!!



FINISHED!

date note:
wednesday, 10.10.2012
22.28

GAME OVER!!!!

missing



date note:
SUNDAY. 07.10.2012
23.11
benar kan,
baru kemaren hati ini berbisik rindu padamu
selalu menunggu..
ingin bertemu..
tapi sekarang semua kata semua rasa seakan sirna. sekarang aku benar-benar ingin putus denganmu..
aku tak tau yang berkata sekarang apakah memang kata hatiku atau hanya emosi semata..
tapi rasanya aku bukan putus asa, hanya ingin putus saja, karna tak bisa lagi jalani yang seperti ini..
hubungan cinta ini konyol..
tidak kah kau sadari??
atau memang kau yang ingin menunggu aku berucap putus?
karena kau tidak peduli???
hati ini terus bertanya-tanya..

satu kata

date note:
MONDAY, 08.10.2012
20.59

putus,,
hanya kata putus yang terfikirkan olehku sekarang, aku tau kata itu membuatmu takut,,
tapi, aku memang sudah tak bisa lagi menjalani yang seperti ini. menghadapimu dengan segala egomu. dan juga egoku..
memang kita putus bukan hanya sekali, sudah berkali-kali lalu balikan lagi.
huffttt...
baiklah, aku akan menunggu sebentar lagi, jika memang sudah tak bisa diperbaiki mungkin memang satu kata itu yang kuberikan padamu
dan maaf mungkin...

tak jelas..

date note:
saturday, 07.10.2012
22.30

boong banget rasanya kalau sekarang aku berkata tak merasakan apa-apa,
siluar mungkin iyaa aku terlihat tenang, tetapi di dlam semua rasa bercampur menjadi satu.
sakit, rasa yang mewakili semuanya. teramat sakit hati ini,,
ingin menangis, tepi tak ada lagi air mata yang tersisa sepertinya.
bukan karena menagisimu, tetapi terlalu bodoh rasanya jika ada air mata (lagi)
jadi harus bagaimana? aku ingi semua ini berakhir, berakhir jelas..
aku ingin kejelasan..
kalau aku yang memulainya, mungkin hubungan ini berakhir, tpi terlalu lama aku menunggumu untuk memulai semuanyaa..
sampai kapan lagi kau minta aku untuk menunggu..
pliss jangan mengujiku...
aku bukan orang yang suka di uji...

rindu yang ikutan galau..

date note: 
wesnesday, 04.10.2012
02.10 pm

hari ini, detik ini aku kangen kamu, benar-benar kangen..
dan lagi, hanya untuk saat ini. karna esok, bahkan satu jam kemudian aku tak yakin rindu ini akan bertahan
rasanya benci lebih tertanam jauh dari pada rindu yang tersisa...
bingung harus bagaimana,,
karena aku tak pernah lagi galau karenamu, mungkin hanya rinduku yang galau..
hufftt, aku tak tau lagi apa kata yang tepat untuk mewakili rasa ini
mungkin hanya tak habis fikir, tersenyum hampa melihat keadaan sudah se "larut" ini..
aku bertanya-tanya dalam hati, apa sebenarnya maumu???
inginn sekali mengakhiri sampai disini, tapi masih banyak yang harus ku fikirkan,,
jadii harus bagaimanaa???